Untung Rugi sistem Dropship maupun Reseller

Apa Untung Rugi sistem Dropship maupun Reseller ?

Setelah pada artikel sebelumnya kita membahas tentang apa itu sistem Dropship dan Reseller, Sekarang kita akan membahas tentang untung rugi dari masing-masing sistem tersebut.

Mari kita bahas satu persatu…

Keuntungan Reseller :

  • Bebas menentukan harga jual sendiri
  • Mudah dalam menawarkan barang secara langsung karena bisa memperlihatkan produknya
  • Biasanya harga yang didapatkan lebih murah daripada dropshiper
  • Bebas menjual secara langsung maupun melalui Website Toko Online
  • Bisa mengelola stok dan mengecek ketersediaan barang yang dijualnya
  • Memiliki product knowledge yang baik, karena memiliki produk fisiknya
  • Minim kesalahan dan resiko kerugiannya bisa di kelola sendiri

Kerugian Reseller :

  • Harus memiliki modal yang cukup untuk stock barang
  • Memiliki resiko jika produk tidak laku / tidak terjual
  • Masih direpotkan dengan proses packaging dan pengiriman
  • Menanggung kerugian jika ada barang yang tidak laku atau model yang sudah ketinggalan jaman

Keuntungan dropshiper :

  • Tanpa modal untuk memulai usaha
  • Tidak perlu melakukan stock barang
  • Tidak perlu memikirkan proses produksi maupun quality control produk
  • Tidak dibingungkan dengan proses packaging ataupun pengiriman barang
  • Hanya fokus memasarkan produk saja.
  • Cukup pajang foto produk-produk dari supplier di FB, Twitter, BBM, dll
  • Hemat tenaga dan waktu.
  • Tidak rugi kalau ada barang yang tidak laku atau model yang ketinggalan jaman.
  • Bisa ganti-ganti supplier atau lebih dari 1 supplier , berdasarkan kecocokan

Kerugian dropshipper :

  • Tidak tahu stock yang ready apa saja
  • Kadang tidak memiliki product knowledge yang baik, karena tidak memiliki produknya
  • Tidak bisa Promosi secara langsung karena tidak memiliki produk fisiknya
  • Tidak punya kendali penuh terhadap stock
  • Kita tidak tahu produk jenis tersebut seperti apa, kondisi sebenarnya seperti apa, apakah cacat atau tidak
  • Tidak jarang juga ada calon pembeli yang minta di fotokan dulu produknya. Karena mereka sadar bahwa foto yang di pajang itu foto yang sudah di bookmark Online Shop tertentu
  • Sering terjadi ada kesalahan, misal: ukuran salah, salah jenis barang, salah alamat dan kesalahan yang lain
  • Apabila terjadi kesalahan, reputasi dropshiper lah yang akan hancur
  • Diskon yang didapat biasanya tidak terlalu besar bila dibanding dengan reseller yang menyetok produk sendiri

Baca juga: Marketplace Dropship

Bagaimana cara untuk Minimalisir Kesalahan antara supplier dan Reseller/Dropsiper ?

Tips untuk Supplier, Reseller dan Dropship :

  1. Cari supplier yang bisa menyediakan tabel stock secara online dan selalu update
  2. Minimalisir Kesalah pahaman antara supplier dan Reseller/Dropsiper dengan memastikan data yang Anda berikan sudah tepat tanpa kesalahan sedikitpun.
  3. Catat seluruh data transaksi dan data yang diberikan ke supplier untuk bukti apabila ada kesalah pahaman data.
  4. Kalau kesalahan ini terjadi, yang menanggung dana kerugian adalah yang melakukan kesalahan tersebut.
  5. Misalnya, data alamat dari dropshiper salah, yang menanggung adalah dropshiper . Karena supplier kan hanya mengirim berdasarkan data dropshiper.
  6. Tapi kalau semua data dari dropshiper sudah benar, dan ternyata supplier yang melakukan kesalahan, maka yang menanggung kerugian hendaknya adalah pihak supplier.

Setiap jenis usaha pasti ada resiko untung atau ruginya.

Tinggal pilih mana yang cocok untuk kita, dan keberanian untuk memulainya.

Mudah-mudahan bermanfaat..

Facebook Comments

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *